Memilih Rekening Tabungan untuk Anak

Tidak terasa Mas Isham sebentar lagi umur 3 tahun. Sudah minta sekolah di PAUD. Adeknya sebentar lagi juga mau lahir. Sebagai orang tua, tentu ingin mempersiapkan masa depan anak-anak dengan baik.

Masa depan yang baik didapatkan dengan pendidikan yang baik. Dan pendidikan yang baik, biasanya juga memerlukan dana yang tidak sedikit. Di sekolah negeri sekalipun, meskipun di Surabaya ini SPP-nya gratis, tapi untuk membeli perlengkapan penunjang pendidikan kan tetap membutuhkan biaya. Maka sangat penting untuk mempersiapkannya sejak dini.

Jadi teringat cerita suami, bahwa ada tetangga yang anaknya mulai masuk TK. Biaya masuknya 30 jutaan. Masih TK lho itu. Konon TK-nya memang TK terbaik sih. Namun si tetangga ini enteng saja memasukkan anaknya ke situ karena biaya masuknya sudah ditanggung oleh asuransi pendidikan yang mulai dilangganinya sejak si anak baru lahir.

Wah enak ya. Begitu batinku dalam hati. Jadi berfikir untuk membuka rekening tabungan anak untuk Mas Isham dan adik-adiknya nanti. Sudah beberapa kali sih mendapatkan brosur dari bank yang menyediakan tabungan untuk anak. Misalnya kapan hari pas belanja di Sakinah Swalayan dekat rumah, ada penawaran dari BRI, namanya Britama Junio. Pas jalan-jalan ke mall, kebetulan ada pameran perlengkapan anak, ternyata juga ada banyak bank yang menwarkan tabungan untuk si kecil.

memilih rekening tabungn untuk anak

Menurut saya, tabungan untuk si kecil harus memenuhi beberapa kriteria. Pertama, kalau bisa tabungan itu hanya buat menyimpan uang saja, tidak ada usur bunga-bunganya supaya kita bebas riba. Berikutnya, kalau bisa si rekening tabungan hanya bisa dicairkan pada saat si anak sudah mencapai usia tertentu. Ini penting supaya tabungan itu tidak terpakai untuk belanja kosumtif.

Ketiga, rekening tersebut bisa terisi secara otomatis setiap bulan dari rekening induk, misalnya rekening saya atau rekening suami. Ini penting juga supaya tidak ada kata lupa. Kalau bisa pengisiannya bisa dijadwalkan sesaat setelah gajian, supaya lekas tersisih sehingga tidak tergoda untuk memakainya untuk keperluan lain.

Keempat, tidak wajib memiliki kartu ATM. Ya meskipun dapat memudahkan dalam menarik uang, namun ATM kadang justru menggoda kita untuk mengambil. Maka untuk tabungan si kecil, keberadaan kartu ATM ini menurut saya tidak begitu penting.

Kelima, opsional alias bisa ada bisa enggak, yaitu adanya fitur tambahan berupa perlindungan atau jaminan lias asuransi kesehatan. Meskipun Mas Isham dan adeknya nanti sudah mendapatkan jaminan dari BPJS, namun tidak ada salahnya memiliki jaminan dari pihak lain sebagai tambahan.

Nah dalam rangka mencari rekening tabungan anak yang tepat tadi, saya menemukan sebuah website yang sangat membantu. Namanya Cermati. Di sana sudah ada daftar bank mana saja yang memiliki tabungan anak beserta ringkasan fasilitasnya. Yang lebih asik lagi, kita bisa langsung mengajukan pembukaan rekening secara online untuk seluruh bank yang ada. Ini tentu akan sangat memudahkan mengingat akhir-akhir ini terjadi peningkatan jumlah pasien di Puskesmas Keputih. Dengan adanya fitur aplikasi online ini tidak perlu meninggalkan pekerjaan hanya untuk membuka tabungan. Nah selain rekening tabungan, di Cermati juga ada info tentang Kartu Kredit produk perbankan yang lain. (adv)

 

3 Comments

  1. Lusi 12/08/2015
    • dionella 20/09/2015
  2. JadiModal 03/07/2018

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.